Cara menyablon kaos dan tehniknya

Jenis sablon untuk kaos secara umum ada 2, digital printing dan manual. Sablon dengan digital printing sangat mudah, bahkan untuk pemula sekalipun. Sedangkan sablon manual lebih sulit, dan tahapannya lebih banyak. Keduanya memerlukan komputer untuk setting gambar.

I. Digital Printing

Berikut perlatan yang dibutuhkan untuk digital printing :

    Printer yang sudah dimodifikasi menjadi sistem tabung. Tabung ini nantinya akan diisi dengan tinta khusus untuk sablon (tinta sublim).
    Mesin press panas.
    Inkjet paper atau transfer paper.
    Tinta sublim

Tahapan sablon dengan digital printing :

    Pilih gambar atau foto yang akan disablon. Desain seperlunya agar lebh menarik.
    Balik gambar tersebut (mirroring).
    Cetak ke inkjet paper (untuk kaos warna terang) atau transfer paper (untuk kaos warna gelap).
    Letakkan hasil cetakan ke atas kaos, lalu press dengan mesin press antara 30 – 60 detik (tergantung daya mesin press)
    Angkat inkjet paper atau transfer paper.
    Proses selesai.

II. Sablon Manual

Sablon manual memerlukan peralatan sebagai berikut :

    Printer laser
    Meja afdruk
    Screen
    Alat penyemprot air
    Rakel
    Triplek
    Obat Afdruk
    Lem kaos
    Pasta Sablon
    Tinta pewarna
    Hairdryer

Tahapan sablon manual :

    Dengan menggunakan software grafis, pisahkan warna dari gambar yang akan disablon. Teknik pisah warna bisa dibaca di tempat cara memisah warna.
    Cetak masing-masing bagian warna yang sudah dipisah tadi dengan printer laser. Cetak semuanya dengan warna hitam.
    Olesi permukaan screen dengan obat afdruk. Tunggu sampai agak kering.
    Letakkan hasil cetakan dan screen yang sudah diolesi obat afdruk tadi ke atas meja afdruk. Lalu sinari dengan lampu dibawah meja afdruk sekitar 10-20 menit.
    Pembuatan screen sebanyak jumlah warna yang akan disablon.
    Semprot screen tersebut dengan alat penyemprot air, sehingga bagian yang mengandung gambar yang diinginkan menjadi berlubang.
    Campur pasta dengan tinta warna sesuai warna yang diinginkan.
    Masukkan kaos ke triplek yang sudah dilumuri lem kaos. Penggunaan triplek bertujuan agar diperoleh permukaan kaos yang rata
    Letakkan screen di atas kaos, lalu pasta dituang ke atas screen.
    Tarik pasta yang sudah dituang tersebut dengan rakel, sehingga pasta turun ke kaos melalui screen yang berlubang.
    Tunggu sampai kering, lalu ulangi langah 9 dan 10 untuk warna yang lain.
    Setelah selesai untuk semua warna, keringkan sablon pada kaos tersebut dengan sinar matahari dan hairdryer.
    Proses selesai

Selamat mencoba…

5 comments:

klo cara mencuci screen setelah menyablon gmana gan ?

info yang bagus,, saya rencana mau buka percetakan nih.. makasih ya infonya.

Terima kasih anda telah memberikan kesempatan untuk berkomentar. Artikel anda sangat bagus. Semoga bermanfaat untuk semua

makasih tipsnya, klo bisa dikasih pic mas biar lebih dimengerti thanks you

kalau punyanya printer biasa ada cara buat ngakalinnya gak..? saya gak punya printer laser :(

Poskan Komentar